Showing posts with label gunung. Show all posts
Showing posts with label gunung. Show all posts

Sunday, April 22, 2012

Tips naik gunung buat pemula

Berdasarkan pengalaman naik gunung kemaren ini nih beberapa tips buat pemula :

1. Packing sendiri - karena kemaren di packing in jadi ga tau letak barang di mana aja :p, trus masing-masing barangnya di masukin dalam plastik, biar kalau tiba-tiba hujan ga basah. 

2. Ransel/Karil yang dibawa kita berisi barang pribadi kita - jadi klo ada apa-apa udah siap dengan peralatannya. Kaya kemaren pak tato dan ibu fajar berpisah barang-barang nya jadi sedikit kacau. Pak tato bawa pompa sedangkan kasur anginnya di bu fajar :p

3. Pake ransel/karil yang nyaman di pakai - jadi kalau mau sering naik gunung mending invest beli karil yang bagus, yang ada kantong air trus nyaman di pundak dan punggung - kemaren karena kita pinjam jadi aga kurang nyaman. 

4. Pakai sepatu tracking yang nyaman - at least sepatu olah raga biasa yang sol bawah lebar, jadi ga ke pletuk angle nya, kalau mampu beli sepatu tracking lebih baik. Kalau sepatunya ga water proof  di semprot water proof guard dulu (semprotan merek 3M). Kalau bisa sepatu jangan minjam, jadi tahu rasa kenyamanannya. 

5. Olah raga at least 1 bulan sebelumnya, mulai lari, jalan kaki, minimal 2-3 kali seminggu. Latihan kaki dan jantung, jadi tidak sesak napas alias ngos-ngosan :p

6. Kalau berangkat group besar, bawa makanan pakai group kecil aja, terutama untuk snack. Kemaren aga sedikit miss perhitungan, jadi berlebihan. Kalau mau di koordinir tapi bawa nya udah langsung masing-masing.

7. Bawa air minum yang cukup, minimal 1 orang 1 botol besar air mineral. Bertanggung jawab masing-masing. Aga berat sih, tapi dari pada dehidrasi. 

8. Sebelum berangkat kalau bisa udah "download" perut dulu, jadi ga was was sepanjang perjalanan. dan hindari makan yang bisa buat masalah perut. Kan males deh pup di semak-semak. Kalau memang ga bisa tahanan, mending bawa sekop, jadi di gali dulu.

9. Idealnya setiap group kecil 3-4 orang bawa 1 kompor, jadi ga terlalu antri masaknya. 

10. Jadi barang group kecil 3-4 orang itu : tenda, matras, kompor, peralatan masak dan makan. 

11. Barang pribadi wajib : ransel/karil + cover, sleeping bag, jaket, raincoat + celananya, baju ganti, sarung tangan, kupluk, kaos kaki, sun block, senter, obat pribadi, pain killer, makanan, beng-beng dan camera :p

12. Untuk makanan sebaiknya yang ready to eat aja, ga perlu masak repot-repot, kecuali kalau memang senang masak ya dan merasa seni naik gunung dari masak yah beda cerita.

13. Kalau malam tenda jangan lupa di resleting hahahaha..

14. Kalau mau belanja, beli-beli peralatan kemping outdoor di toko lokal hehehe.. ini lokasinya di area buaran dan penggilingan sini banyak banget nih list nya : 
  a. outlet consina - di jalan duren sawit
  b. trus ada 1 outlet di jl Radjiman, deket fly over buaran
  c. dan banyak banget di PIK
semua outlet itu harga miring banget, dari ransel, sepatu, celana, dll

15. Pulang kan pegel-pegel banget tuh, kalau suka di pijit ya sok aja di pijit, tapi jangan di manja, semakin banyak di gerakin semakin cepet hilang rasa sakitnya. 

Well, so far itu dulu ya... 

Saturday, April 21, 2012

Mendaki Gunung Gede (Part 3 - tamat)

Sesuai rencana kita bangun jam 3 pagi. Sudah semangat untuk ke puncak gunung gede, masa udah sampai sini kita tidak ke puncak nya. Ternyata tidak semua yang mau ke puncak, yang berangkat ke puncak cuma saya, uni shanty, kaysan, bagas, kaysan, dika, inez, yang di pimpin oleh Mas Febri dan Mas Sidik. Yang lain pada tewas, tidak sanggup lagi. Konon keadaan puncak gunung gede pas matahari terbit indah banget. Trus jarak tempuh sekitar 2 jam. Oke deh.. masa 2 jam lagi ga sanggup sih.. perjalanan di mulai jam 4 subuh. Gelap-gelap, nyari jalan utamanya aja juga susah hehehehe.. Pas udah ketemu jalan utama ternyata juga susah, gelap bow..jalannya nanjak banget. Kira-kira sejam perjalanan kita melewati tanjakan setan alias tanjakan rantai. Tanjakan ini kira-kira 75 derajat, curam banget, trus kita pegangan pakai tali tambang gitu. Untung kita gelap-gelap jadi ga liat seberapa curamnya hehehe... Setelah melewati tanjakan ini kita sholat subuh dulu. 

Abis sholat subuh


Nah setelah ini kita mulai memasuki area yang tanamannya sejenis. Lalu tanjakannya juga tambah dasyat hehehe... Kaysan sempat putus asa, nangis ga mau naik lagi, tapi setelah di bujuk-bujuk akhirnya mau juga melanjutkan perjalanan. Kita sudah tidak mengejar matahari lagi karena pagi itu berkabut. Kita sampai puncak itu sekitar jam 7an pagi dan masih berkabut. Kita jalan menyusuri bibir kawah saja sekitar sejam juga. Ajaibnya di puncak gunung gede ada dong yang jualan nasi uduk....berhubung belum pada sarapan jadi kita beli deh nasi uduk itu dan makan nasi uduk di puncak gunung gede hehehe... Dan buat takjub lagi harga nya cuma 5ribu aja, yang harganya sama dengan harga nasi uduk yang di jual OB kantor :p. 
terjalnya ke puncak
makan nasi uduk di puncak

Memang subhanallah pemandangan puncak gunung itu, selalu indah....Negeri di atas awan itu memang ada, yaitu puncak gunung :p. 

embun yang menjadi es

itu gunung pangrango

kawah

negeri di atas awan


masak-masak di puncak gunung

itu alun-alun surya kencana

embun sudah mulai mencair

rombongan mulai turun gunung

kawah tampak samping

ini tanaman sejenis di puncak gunung


Kira-kira menikmati puncak gunung selama 1 jam, lalu kita putuskan untuk turun lagi. Kita tidak ke alun-alun surya kencana, karena kita turun tetap lewat cibodas. Kita turun sekitar jam 9an. Wuah…kita berpikir kita harus turun lagi dari kandang badak 8 jam perjalanan lagi huhuhu…. Dengan sedikit terseok-seok akhirnya kita jam 11an sampai juga di kandang badak. Dan langsung glesoran. Kita minta istirahat dulu. Jangan langsung turun. Bisa mabok kalau langsung turun nih. Pijit-pijit, sholat dzuhur, makan siang, rebahan trus siap-siap packing.

Ini foto tim lengkap sebelum turun gunung dengan latar belakang gunung pangrango.
full team

Sekitar jam 2an kita mulai jalan turun dari kandang badak. Karil di bawa ama uni shanty. Saya salah pakai jenis sepatu. Sepatu saya ini sepatu walking leisure, jadi sol bagian bawah lebih kecil, jadi kalau turun suka kurang seimbang, alhasil selama perjalanan turun saya 5 kali jatuh terduduk. Perjalanan turun memang lebih cepat dari naik, tapi berhubung kaki sudah lelah, rasanya ko ya ga sampai-sampai. Perbekalan kita makanin juga, biar ga buat berat. Di perjalanan turun bawaan nya mikir di pijit aja hahaha…

Perjalanan pulang kita menyadari kalau kita ini kemping mewah, dimana biasanya kalau naik gunung itu orang dengan budgeted cost, kalau kita tidak. Makanan kita berlimpah, lebih-lebih malah. Di jalan kita menawari orang buah pir, dan orang itu terlihat heran. Kita nebak-nebak kali dia mikir ko ini rombongan naik gunung bawa buahnya pir hahahaha..

Lalu di perjalanan turun kita juga bertemu dengan seorang ibu dengan anak kecil perempuan kira-kira 4 tahun, itu sudah jam 3.30 sore di daerah sebelum air panas dari arah bawah dan saya tanya mau kemping di mana, lalu dia jawab “di kandang badak”, dengan seksama saya cuma bisa jawab “oooo” sambil ngebatin, gila itu kan masih jauh dan harus lewati air panas.

Pas mendaki kemaren kita ketemu dengan 3 cewe yang kita taksir anak kuliahan. Mereka dateng dari surabaya naik kereta ekonomi ke bandung, lalu naik truk tentara ke cibodas. Mereka rencana akan daki Gede Pangrango. Jadi sepanjang perjalanan turun kita masih bahas si 3 cewe itu, dan membayangkan mereka masih harus ke Pangrango dan harus naik kereta ke surabaya lagi... waduhh merasa tertantang ga sih...

Kita sampai di Panyancangan sekitar jam 6 sore dan istirahat sebentar lalu lanjut turun. Oh ya, saya itu termasuk yang belakangan, karena sebagian besar sudah duluan. Bagas sudah tidak tahan mau ketemu dengan ibu nya yang nginep di pos :).

Sampai di pos sekitar jam 7.30 pm, kita tidak tanya-tanya karena berpikir ditunggu di mobil, jadi kita lanjut ke parkiran, ternyata rombongan pertama menunggu di pos. Jadi kita bertemu di parkiran mobil sekitar jam 8.15 pm. Lalu kita pulang ke Jakarta sekitar jam 9.30 pm. Total hari ini saya jalan dari jam 4 subuh hingga jam 7.45 malam sekitar 16 jam, di potong istirahat mungkin jadi 12 jam. Ampunnn...

Saat itu berpikir kapok naik gunung, pegelnya ampun-ampun. Besok bangun badan kaku semua. Langsung pijit…. Tapi tetap masih pegel hehehe… Turun tangga rasanya mak nyus banget deh. Rasa pegel hilang sekitar 3 hari, yang pasti minggu itu saya tidak kuat untuk fitness atau lari :p. Sekarang setelah hilang pegal-pegalnya, mmm mungkin boleh coba lagi hahahaha… 
Oh ya, udah naik gunung kaya gitu jalannya, ko berat badan ga turun ya?? 


Ini ada ilustrasi di buat uni shanty dari rute naik dan rute turun.



-Tamat-

Mendaki Gunung Gede (Part 2)

Malam itu (5/4/12) setelah Pak Tato sampai di cibodas dan kita juga sudah selesai pakai perlengkapan, kira-kira jam 10 pm, kita mulai perjalanan ini. Kita semua ber 16 berdoa sebelum berangkat menuju pos kantor Taman Nasional. Padahal masih di luar nih, tapi jalanan sudah nanjak hehehe...wuahh... Perjalanan menuju kantor ini hanya sekitar 15 menit dari tempat parkir. Kita berhenti dulu sejenak di situ, dan Bu Fajar akhirnya menyerah dan memutuskan untuk menunggu kita di pos saja, mungkin karena kurang siap fisik, jadi dia sudah merasa kelelahan. Sekitar jam 10.30 kita mulai perjalanan kita ke Panyangcangan. Area dimana itu akan menjadi tempat kita kemping.

Malam itu bulan purnama, sinar terangnya cukup menyinari perjalanan kita juga. Dengan sinar terangnya membuat perjalanan menjadi sangat indah. Langit sangat cerah. Alhamdulillah sekali. Perjalanan di jembatan beton, dengan dibawah sinar rembulan, bermandikan bintang dan berlatar belakang pegunungan membuat pemandangan dan suasana malam itu sangat indah sekali. Sayang sekali kamera tidak bisa meng "capture" pemandangan malam itu. Subhanallah banget... dan sangat penasaran bagaimana pemandangan di sini saat terang :). 

Kita istirahat sejenak di telaga biru sekitar 5-10 menit dan lanjut jalan ke Panyangcangan. Sampai di pemancangan kira-kira jam 01.30 am (6/4/12), 2 jam perjalanan dengan jarak tempuh kira-kira 2km. Para lelaki cari tempat untuk mendirikan tenda, kita jaga tas dulu. Sudah banyak tenda-tenda yang sudah berdiri yang ternyata itu punya rombongan moestopo. Begitu tenda berdiri, kita langsung atur posisi untuk tidur. Total ada 5 tenda untuk 15 orang. Di tenda saya isinya Bagas, Kaysan, Uni Shanty dan saya. Karena sudah cape banget, saya langsung tidur, tidak terpikir deh makan malam hehehe... Pas badan sudah dingin mulai terasa deh dinginnya udara, tapi untung sleeping bag membuat hangat hehehe.. Kasian Bagas, malam itu dia tidak bisa tidur nyenyak. Kalau yang cowo-cowo sih masih kuat buat masak-masak, tahu tuh pada mulai tidur jam berapa. 

Saking nyenyaknya saya bangun jam 5.30 am, langit sudah mulai terang dan kebelet pipis. Waduh pipis dimana nih.... Uni Shanty mau sholat dulu, tapi saya sudah tidak bisa tahan pipis lagi. Jadi kita mulai cari area semak-semak buat pipis hehehe... tengok kanan kiri akhirnya dapat tempat juga.  Pembelajaran pipis di alam pegunungan yaitu kalau turunan jangan jongkok miring, karena air pipisnya mengalir ke kaki, jadi harus menghadap atas, karena kalau menghadap bawah bisa rasa mau jatuh hihihihi.... Setelah pipis baru deh sholat subuh. 

Pagi itu saya makan nasi rendang, yah cukup lah buat energi pagi hari, sambil ngemil beng-beng juga. Yang cowo-cowo juga masak lagi pagi itu. Kira-kira jam 8.30 am kita sudah siap untuk mulai perjalanan lagi. Rencananya kita akan mendaki hingga kandang badak untuk kamping lagi disitu, baru besok subuh jalan ke puncak gunung gede nya. Berdasarkan referensi-referensi katanya perjalanan Panyancangan - Kandang Badak sekitar 6-7 km dan bisa di tempuh dalam waktu 6-8 jam tergantung dengan kemampuan diri. Perkiraan kita sehubungan membawa anak kecil bisa mencapai 8 jam. Ternyata salah dugaan, karena membawa ibu-ibu bisa mencapai 8 jam hahaha... karena anak-anak itu melejit, jalannya cepet banget. Kita ibu-ibu (saya, uni shanty dan mia) jalannya banyak istirahat. Karil besar bawanya ganti-gantian antara saya dan uni shanty, bawa nya sejam-sejam. hehehe...


 Suasana Panyancangan

 Mas Cahyo sibuk masak pagi-pagi. 
Katanya sih rencana mau buat nasi goreng, tapi lupa bawa bumbu nya

Sebagian tim berfoto sebelum mulai perjalanan


Perjalananannya kira-kira ya seperti foto di bawah nih..
track nya kaya gini nih..

menghindari jalan becek

halang rintang pohon tumbang
Setelah 4 jam perjalanan dengan berbagai halang rintang kita sampai juga di Air Panas. Dalam bayangan saya air panas di sini ya ada sumber air panas. Katanya sih kaya ada sungai gitu yang harus kita lewati. Belum terbayang seperti apa. Jadi pas sampai papan namanya saya foto dulu dong...

di depan papan air panas
 Setelah lewat papan nama, mulai terlihat asap-asap, oh itu tuh sumber nya, di bawah sepertinya.  Trus kita berjalan eh ada kali kecil, oh ini kali ya alirannya…

nih kelihatan asap-asap air panas
 Kirain cuma jalan setapak seperti ini aja nih yang di lewati.
air panas boongan

Tapi ternyata ada air terjun air panas.. o wow. Gimana cara lewatnya.. Jadi kita harus pilih-pilih jalan batu sambil pegangan ama tambang besi….mmmm sambil di melewati aliran air panas, beneran air panas, yah ga ampe melepuh tapi lumayan tuh kalau pakai sendal. Kira-kira kaya gini nih… (foto di ambil pas jalan pulang)
perlu sedikit akrobat
Setelah melewati air terjun ini tahu-tahunya kaysan dan bagas sudah berenang di kali, airnya hangat, cenderung dingin sih… Lalu cowo-cowo mulai memasak makan siang kita hehehe… kebalikan, disini cowo-cowo lah yang masak :p. Menu siang ini adalah Burger. 

Kira-kira jam 1.30 pm kita mulai jalan lagi melanjutkan perjalanan. Berdasarkan informasi sekitar 1-2 jam lagi trus jalanannya landai. Tapi setelah di jalani mana yang landai? Makin nanjak gini loh… Kali ini saya yang bawa karil nya, udah ga kuat angkat badan deh, jadi kalau udah nak banget, pasti saya minta di dorong ama uni shanty dari belakang hehehe…(di sini rasanya simpati banget ama mama hehehe.. kan mama kalau naik tangga juga suka susah angkat badan). 
Waduh…udah mulai gerimis nih…jalan di percepat dan tidak pakai istirahat-istirahat lagi, biar bisa cepet sampai kandang badak. Bener, pas sampai kandang badak hujan mulai besar, tapi alhamdulillah tenda udah pada jadi, jadi kita sudah bisa masuk dalam tenda deh… eh sempet numpang neduh sebentar sih di tenda orang.. oh ya kita sampai kandang badak ini sekitar jam 3.30 pm.

Di sini ada pancuran, jadi air nya dingin banget…. Huuu mantap banget dinginnya deh, rasa air kulkas. Wudhu di sini rasanya mantap banget hihihi… Kita sholat asar nya di tenda dan sambil duduk karena tidak muat kalau berdiri. Setelah sholat kita makan sore, si Mia udah masak nasi dan lebih jadi lah saya dan uni shanty makan nasi pakai sarden trus juga masak indomie. Begitu jam 6 an kita langsung sholat jama magrib – isya dan langsung tidur. Malam ini dika yang tidur di tenda kita. Sekitar jam 7an kita sudah tidur, ga tau deh kalau cowo-cowo itu ya pada tidur jam berapa. Eh btw, suasana kandang badak itu udah ramai banget ama tenda-tenda. 

Malam jam 12 saya ke bangun, ampuuunnn dinginnya nembus loh...nembus sleeping bag..trus mana kaysan juga tidurnya mepet-mepet kita. Ternyata uni shanty kebangun juga, kita tertawa-tawa geli, ngapain kita kemping kaya gini hihihi dinginnya ampun, trus sambil ngebanyangin kalau kita uji nyali ke pancuran yang dingin itu gimana ya rasa nya hahaha.... sambil berusaha tidur lagi, rencana bangun jam 3 pagi untuk ke puncak. Ternyata baru ketawan kenapa dingin, ternyata tenda ga di resleting, pantes aja dinginnya nembus...

(to be continue)







Wednesday, April 18, 2012

Mendaki Gunung Gede (Part 1)


Sabtu siang uni shanty masuk kamar saya lalu bertanya "Yan, lo pernah naik gunung ga?" dengan santainya saya jawab "Pernah", lalu dia tanya lagi "Gunung apa?", saya jawab "Gunung Bromo", spontan uni shanty ngakak "hahahaha.." lalu dia bilang "itu mah bukan naik gunung", saya masih pembenaran diri "Bromo kan gunung juga :p".

Itu prolog Uni Shanty ngajak saya untuk ikut naik gunung bersama rombongan teman-teman kantornya Mas Adi. Rencana naik gunung ini udah di setting dari awal maret 2012 untuk naik tanggal 5-7 April 2012 (liburan paskah).
Anggota lain yang mau ikut selain teman Mas Adi adalah keluarga mas adi sendiri (3 orang) keluarga nya Bu Fajar (4 orang), Keluarga Mia (temen Uni Shanty - 3 orang), Uda dan saya.

Uni Shanty sudah heboh, dia udah searching bawa barang apa saja, belanja barang-barang, dll. Sedangkan saya tidak ada persiapan sama sekali. Seminggu menjelang berangkat, ternyata Uda sakit, jadi lah dia batal ikut, wah...kurang orang buat bawa-bawaan nih hehehe... Akhirnya saya ikut belanja perlengkapan juga, saya cuma beli sleeping bag dan celana panjang. Yang lain-lain saya ikut aja lah sama perlengkapan nya Uni Shanty seperti tenda matras, kompor dll.
H-1 masih kurang ransel, tanya kanan kiri akhirnya pinjem ransel karil ama Keti, saya juga pinjam sarung tangannya Keti, karena sarung tangan saya yang fancy kulit berbulu2 untuk winter gitu deh, kan sayang di pake kotor-kotoran. Oh ya Uda juga pinjemin kupluk.

Saya sama sekali tidak searching apa pun untuk trip ini, pokoknya ikut aja ama uni shanty. Sampai menjelang hari H aja tidak sempet packing. Ini juga di packingin Uni Shanty. Tugas saya hanya pulang lebih cepat dari kantor karena kita janjian di rest area Sentul jam 6 sore.
Okeh..siap, sehari sebelum hari H saya minta ijin ama bos saya dan ijin approved.

Jadi kamis 5 April 2012 jam 3 siang saya ijin pulang cepat, langsung meluncur ke rumah untuk siap-siap. Jam 5.20 pm saya, ni shanty, kaysan, inez, bu fajar, dika dan bagas ikut mobil saya dan kita langsung ke rest area sentul. Di sini ketemuan ama rombongan kantor nya mas adi dan Mia & Riza. Atur posisi mobil lalu kita berangkat ke cibodas, karena mengejar naik sebelum jam 10 malam, yang konon katanya kalau lewat jam 10 pm udah tidak boleh naik lagi. Mobil saya di setirin oleh Mas Cahyo, maklum saya supir dalam kota, tidak bisa nyetir AKAP hehe..

Sampai di cibodas sekitar jam 9.30 pm. Udara dingin sudah mulai terasa menusuk kulit. mmmm tapi ini kan belum jalan, jadi memang rasa dingin terasa banget. Kita semua mulai siap-siap pake perlengkapan di area parkiran.. ini foto saya lagi siap-siap bareng kaysan.
bisa di lihat kan outfit lengkap saya :p

(to be continue)