Showing posts with label travel. Show all posts
Showing posts with label travel. Show all posts

Friday, October 23, 2015

Tips traveling dengan anak bayi

Saya alhamdulillah sudah beberapa kali jalan2 jauh dengan amira. Dari yang naik mobil hingga naik pesawat. 
Beberapa tips untuk traveling dengan anak bayi/ anak dibawah 2 tahun. 

  1. Siapkan semua kebutuhan dalam koper dan juga dalam diapers bag.
  2. Pakaikan pakaian yang nyaman dan sepatu/sendal yang nyaman. 
  3. Kebetulan amira ASI jadi saya tidak repot dengan susu, tapi lately saya suka bawa susu ultra mimi.
  4. Stroler : jika naik mobil saya bawa tapi kalau naik pesawat saya tidak bawa. 
  5. Makanan : dulu waktu dibawah 1 tahun saya bawa makanan khusus, tapi setelah 1 tahun tidak lagi, karena sudah bisa ikutan makanan dewasa non pedas. Amira sudah bisa makan nasi dan lauk pauk dewasa dari umur 9/10 bulan.
  6. Selalu bawa tempat makan kosong untuk ngebekal breakfast dari hotel. 
  7. Selalu bawa tempat minum, walaupun belakangan ini amira sudah bisa minum dari botol aqua. 
  8. Kalau saya selalu bawa diapers dari rumah. Hitung jumlah pemakaiannya, kalau kurang bisa beli di tempat liburan. 
  9. Jumlah pakaian dihitung berdasarkan kebutuhan lama menginap/traveling serta di spare 2-3 pasang lagi. Karena adakalanya anak mabuk perjalanan atau keringetan sekali. 
  10. Bawa spare lebih baju untuk mama/papa nya, kadang amira mabuk perjalanan sehingga muntah dibaju saya. 

Selamat jalan-jalan moms

Sumatera Barat Trip

Yeay liburan lagi.. Liburan kali ini kita ke Sumatera Barat alias Padang. Tujuan liburan kali ini adalah menghadiri Pamuntingan Datuk keluarga Papa Nul. Anggota yang pergi kali ini 2 keluarga, keluarga saya dan ipar saya (adik suami).
Berhubung ini pertama kali keponakan saya ke Padang jadi trip kali ini penuh dengan mengunjungi tempat wisata.

Rabu, 14 Oktober 2015
Kita berangkat dengan citilink pesawat jam 8.15 pagi namun delay karena pemandangan terbatas. Delay sekitar 1.5 jam. Kita baru boarding sekitar jam 9.30. Kita sampai jam 11.30 di bandara minangkabau. 


 Tujuan hari ini adalah Payakumbuh-Bukit Tinggi

Full team di Kampung Koto Kociak

Kita makan siang di Lamun Ombak, snacking di Sate Mak Syukur. Sampai di Kampung Koto Kociak Payakumbuh jam 5 sore. Makan masakan uni nila yang enaknya luar biasa sampai lupa foto hehehe. Kita beranjak dari kampung jam 19.30 malam dan snacking lagi di Sate Malin Dangung Dangung. 

Sampai di Bukit Tinggi di Hotel Treeli. Hotelnya nyaman dan bersih. Hotel ini termasuk Budget Hotel/Business Hotel. 

Kamis, 14 Oktober 2015
Kita berangkat dari hotel sekitar jam 9.30 dengan tujuan utama hari ini adalah ke Panorama Harau dan Gua Jepang. Karena berasap, pemandangan Panorama Harau kurang maksimal. Gua Jepang sekarang ini sudah di renovasi sehingga lebih tourist friendly dibandingkan waktu saya tahun 2003 kesana. 

Panorama Harau

Gua Jepang

Berikutnya adalah makan di Itik Lado Mudo dan dilanjutkan lihat Great Wall serta tak lupa belanja di Pasar Bukit Tinggi. Sebenarnya masih banyak kuliner yang belum kami coba di sini seperti Kapau Uni Lis, RM Family Benteng, dll. Tapi apa daya perut cuma segitunya dan waktu pun yang mepet. 

Great Wall Bukit Tinggi

Jam 14.30 kami beranjak dari Bukit Tinggu menuju Batusangkar untuk mengunjungi Istano Baso Pagaruyung. Sampai di Batusangkar sekitar jam 16.30, kami masih punya waktu untuk keliling istana walaupun hanya sebentar. Sekitar jam 17.30 kami meninggalkan istano menuju kota Padang melalui Danau Singkarak. Awalnya kita mau ke danau ini sebelum gelap tapi ternyata waktu tidak memungkinkan. 

Istano Baso Pagaruyung


Kami sampai di kota padang jam 20.00 malam dan langsung makan malam di RM Roda khas Soto Padang dan cek in di Hotel. Kami menginap di Hotel Rocky.

Jumat, 15 Oktober 2015
Pagi-pagi anak-anak berenang dulu di hotel. Kami berangkat dari hotel sekitar jam 10 pagi untuk belanja oleh-oleh di Cristin Hakim, di lanjut makan siang di RM Keluarga Padang khas nya Gulai Kepala Kakap nya luar biasa enaknya. 
Setelah makan siang kami lanjutkan perjalanan kami ke Painan. Namun kami berhenti dulu di Pantai Air Manis untuk melihat Legenda Malin Kundang. 

Malin Kundang

Sebenarnya kami mau langsung ke Batang Kapas namun Amira muntah di perjalanan setelah Painan, jadi diputuskan kami ke Hotel dulu untuk istirahat, sedangkan yang lain akan melanjutkan ke Batang Kapas setelah magrib untuk mengambil seragam yang akan dipakai besok.

Di Painan kami menginap di hotel Triza. Hotel ini masih setengah jadi namun sudah beroperasi. Painan ini kota kecil sekali. Voltase listrik juga tidak stabil sehingga AC kamar tidak dingin :). 

Sabtu, 16 Oktober 2015
Pagi-pagi kami sudah siap-siap. Ini adalah hari H kenapa kami liburan ke Padang. Pamuntingan datuk hari ini di Batang Kapas. Perjalanan Batang Kapas dari painan sekitar 40 menit. 
Acara alhamdulillah berjalan lancar. Kami di Batang Kapas hingga jam 2 siang dan sempat ziarah ke kuburan kakek suami. 

Berarak Mengiring Penghulu

Dalam perjalan pulang ke padang kami mampir ke tempat wisata baru Mandeh. Tempat ini untuk melihat panorama laut, namun sayang karena asap keindahan jadi tidak terlihat. 

Mandeh


Sebenarnya ada beberapa tempat wisata seperti pantai carocok dan jembatan akar di Painan, namun karena waktu mepet kami tidak sempat mengunjunginya. 

Kami sampai padang sekitar jam 18.00 dan langsung cek in di Hotel Hayam Wuruk, salah satu budget hotel juga. Karena sudah terlalu lelah, kami tidak keluar lagi. 

Minggu 17 Oktober 2015
Pagi hari anak-anak berenang dulu di hotel. Kita cek out baru sekitar jam 11 siang dan makan siang di RM Fuja di pinggir pantai padang. Dalam perjalanan pulang ke bandara, kami mampir dulu di pasar untuk membeli teh lomba kuda yang khas rumah makan padang. 

Pesawat kami jam 15.35 dengan Lion Air. Alhamdulillah perjalanan lancar dan semua senang. 

 

 



Monday, July 01, 2013

Trip ke Pulau Tidung

Perjalanan ini sebenernya udah lama (Nov 2012), namun saya masih ingin berbagi tentang perjalanan ini. 
Waktu itu saya sudah sakau ingin ke pantai, ingin sekali berenang di pantai. Tapi mengingat dengan limited budget, jadi mikir lah mau ke mana ya enaknya. Belitung, Lombok? mmm jauh dan kurang persiapan kayanya kurang sreg dan malah bisa jadi trip mahal. Cari-cari informasi jadi kami (saya memaksa suami) untuk ke P. Tidung. Suami saya sih ikut saja, karena ini salah satu weekend gateaway sebelum saya masuk ke kantor baru. 

Saya cari info di website dan dapatlah Pak Munawar (085810335502) untuk travel ke P. Tidung. Jadi kalau ke Pulau Tidung ini agak sulit pergi sendiri karena nanti susah dapat penginapan nya juga. Karena kita cuma berdua jadi jatuh per orangnya Rp. 850rb untuk 3 hari 2 malam all in. Kalau lebih banyak bisa lebih murah, karena mereka membagi tempat penginapan sebanyak orang yang pergi. Rata-rata 1 rumah bisa muat hingga 8 orang. Sesuai dengan rencana kita berangkat hari jumat dan pulang hari minggu.

Hari 1 - 16 Nov 2012
Hari jumat itu kita janjian dengan orang nya Pak Munawar SPBU Pelabuhan Muara Angke. Saya yang belum pernah ke muara angke agak terkesima juga dengan keadaan disana. Ternyata SPBU ini adalah tempat pertemuan para turis dengan guide nya. Jadi banyak sekali orang di sini. Untung kita segera bertemu dengan orangnya Pak Munawar, sehingga kita segera di bawa ke dalam pelabuhan untuk naik ke kapal. Masuk ke dalam pelabuhan ini buueeceek banget dan bau. 
Jalan menuju darmaga di Muara Angke - Lorong becek
Lalu untuk ke kapal pun harus melewati kapal-kapal lain. Kita naik kapal yang masih kosong. Kita naik di sebelah atas, tapi kita tidak bisa berdiri dalam kapal ini, jadi harus nunduk dan merangkak. Aga strees juga sih naik kapal seperti itu. Kita sebelum berangkat tadi minum antimo, karena saya dan suami termasuk mabok laut. Jadi pas sampai kapal rasanya ngantuk sekali. Saat itu masih jam 6.30 pagi dan kapal baru jalan sekitar jam 8.00. Tapi dari naik kapal, hingga sampai di P. Tidung kita tidur terus. Enak sih tapi ngantuk antimo membuat kita seperti orang ke sirep. 
Sampai di P. Tidung sekitar jam 10 pagi. Ternyata rombongan dan kapal yang menuju P. Tidung itu banyak sekali. Begitu sampai kita langsung di bawa ke penginapan. Penginapan ini rumah ada AC nya, dengan 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi serta 1 TV. Kapasitas untuk 8 orang. Jadi di rumah yang lumayan besar itu hanya di isi oleh kami berdua saja. Mungkin karena dekat laut (amis) sehingga banyak sekali lalat di kamar tersebut. Saya minta obat semprot serangga, sehingga lumayan lah untuk mengurangi lalatnya. 
Hari ini kita tidak kemana-mana, lebih banyak di penginapan saja dan sore untuk berkeliling pulau dengan bersepeda. 

Penginapan dari depan
Kami bersepeda dari ujung ke ujung. Dari ujung jembatan cinta (timur) hingga ke tanjong barat. Dengan menggunakan sepeda pulau ini bisa di kelilingi hanya 1 jam saja. kecil sekali ya. Namun hari itu mendung, sehingga kami tidak bisa melihat sun set di bagian barat pulau tersebut. Kami belum berenang, karena rencananya besok seharian mau berenang dan snorkling. Secara pemandangan juga P. Tidung ini juga tidak terlalu indah. Tidak ada spot yang membuat saya terkesima.
 
Menuju Area Jembatan Cinta


Di Gate Jembatan Cinta


Di  Tanjong Barat - pantai nya jelek juga


Sore itu, area jembatan cinta ruaamai sekali, menurut kami sangat tidak nyaman. Kami juga bertanya di area mana pantai yang bisa di renangi, ternyata hanya pantai di area tersebut saja. Di area tersebut juga ada water sport seperti banana boat dan kanoe. 

Untuk makan kami sudah disiapkan di penginapan, sehingga kami tidak perlu membeli-beli lagi. Tapi menunya standar ya, Nasi putih, lauk (ikan atau ayam), sayur.

Hari ke 2 - 17 Nov 2012
Kami berangkat sekitar jam 8 pagi, setelah sarapan pagi. Kami menuju perahu yang akan membawa kami snorkling. Perahu itu untuk kami berdua saja beserta guidenya. Guide nya ini membawa camera underwater untuk memotret kami dalam air. 
Pertama-tama kami ke Pulau tetangga (lupa euy namanya), pulaunya lebih kecil dan berpenduduk juga. tapi bukan tempat wisata. Kami makan bakso di situ. Lalu kami melanjutkan perjalanan untuk snorkling. Tempat snorkling nya lumayan enak dan masih sepi, karena biasanya orang datang ke P. Tidung ini hanya sehari. Jadi kalau sehari itu begitu sampai P. Tidung mereka langsung snorkling dan sore main air di area jembatan cinta.  Kondisi laut lumayan bening dan bisa lihat aneka ikan-ikan dan terumbu karang. Di laut masih ada sampah juga sih, namun tidak banyak. Tapi kalau dibandingkan sama Belitung, ya jauh sekali sih hehehe... 
Kami snorkling cukup lama, sampai guide nya bilang kalau masih mau lanjut, kita harus pindah kapal. Namun saya dan suami tidak mau kalau harus di gabung, karena pasti tidak flexbel sesuai keinginan kami. Jadi kami cukupkan snorkling di tengah laut dan minta di antar ke area jembatan cinta saja untuk berenang di area tsb saja. 


Snorkling




Lalu kami main-main di area tersebut. Kami mencoba loncat juga dari jembatan cinta yang fenomenal itu :)
Terjun dari ketinggian sekitar 3 m, rasanya seperti tersedot, mana pas jatuh pantat saya duluan, alhasil pantat saya rasa sakit sekali. Saya hanya mencoba 1x saja hehehe...Langsung membayangkan bagaimana si Felix yang terjun dari luar angkasa itu ya. 






Setelah itu kami main banana boat dan kanoe. Rasanya sekitar 40rb untuk 2 water sport per orang. Menurut saya harga watersportnya masih masuk akal di bandingkan di Bali hehehe..



Puas main banana boat dan kanoe kami jalan kaki menuju penginapan kami. Selain itu area Jembatan cinta sudah semakin ramai. Jalan kaki sekitar 30 menit lah sambil menikmati suasana P. Tidung yang lumayan teduh juga. 
Suasana di P. Tidung

Sampai penginapan kami bersih-bersih dan duduk-duduk di depan penginapan saja. Rencana mau keliling pulau lagi malas juga karena pemandangan nya juga tidak terlalu indah. Akhirnya kami leyeh-leyeh saja. 
Pemandangan dari penginapan
Katanya sih malam mau di kasih makan malam seafood. Kami sudah senang saja. Tapi ternyata seafood bakar seadanya heheheh... menurut kami kurang istimewa lah. (saya tidak foto karena gelap-gelapan). 



Dan kami langung bilang ke guide kami, bahwa kami mau pulang ke jakarta dengan kapal pertama. 

Hari ke 3 - 18 Nov 2012
Kami sudah siap dari jam 7 pagi, karena jam 7.30 kami sudah harus ke darmaga, agar bisa mendapat posisi di kapal yang enak. Pagi itu hujan sehingga lumayan juga jalan kaki 15 menit hujan-hujanan (pake payung sih hehehe..).   Berdasarkan pengalaman kami tidak mau lagi minum antimo karena bisa tidur seharian lagi hehehe...
Suasana Darmaga P. Tidung


Begitu sampai darmaga, kami sudah langsung naik ke kapal dan mencari posisi nyaman. Karena hujan jadi dalam kapal pun basah, tapi kami pasrah saja lah. Karena kami ingin segera sampai di jakarta saja. 

Nah ini loh suasana dalam kapal nya
Ini pas mau turun kapal, susah ya hehehe...

Di perjalanan juga hujan, namun menjelang masuk jakarta tidak hujan lagi. Kami sampai jakarta sekitar jam 10 pagi. Tapi di daerah muara angke tsb susah sekali mencari taxi, sehingga kami putuskan untuk naik angkot dulu baru nanti cegat taxi di jalan saja. Ketika kami di angkot hujan turun deras sekali, dan kami di turunkan di pangkalan taxi blue bird Pluit Mall, alhamdulillah walaupun sedikit kehujanan tapi kita sudah di jakarta. (walaupun P. Tidung juga jakarta sih..)

Dari perjalanan kali ini kami simpulkan tidak perlu di ulang lagi ke kep seribu baik P. Tidung, P. Pramuka atau Pulau lainnya karena kami tidak tahan dengan Muara Angke dan Kapalnya. Selain itu jika mencari laut, lebih baik langsung ke Bali, Belitung, Lombok atau lainnya. Btw, saya belum pernah ke Lombok sih tapi suami saya yang sudah pernah hehehe.. 

Kalau harus kasih bintang atas liburan kali ini, kayanya saya kasih bintang 2.5 aja ya,  mau kasih bintang 1 ga tega juga hehehe.. not really recommended place to visit for couple, mungkin kalau rame-rame masih tertolong dengan kebersamaannya. Beda dengan Belitung yang sepertinya masih pengen di ulang kesananya.

Friday, August 31, 2012

Singapore Trip day 1

Waktu itu sekitar pertengahan tahun 2011,  berawal dari uni shanty cerita kalau dia dapat tiket murah ke singapur akhir oktober 2011. Jadilah berpikir untuk ikut juga ke singapur, walaupun saya sudah pernah ke singapur sebelumnya, tapi kali ini pengen ngajak mama untuk jalan-jalan. Saya tawarin lah mama untuk jalan-jalan ke singapur dan dia mau banget untuk ikut. Jadi sekitar akhir juni saya sudah beli tiket untuk 28-30 Oktober 2011, dengan nekat nya beli tiket sebelum ngajuin cuti kantor hehehe..

Mama saya punya gank kuliahnya dulu, mereka cewe ber empat. Mama, Tante Suprih, Tante Heni dan Tante Ning.  Mereka akrab banget, setiap tahun pasti ngumpul sedikitnya 4x di waktu masing-masing ulang tahun. Nah, waktu itu mama cerita ke tante suprih kalau mau ke singapur dan tante suprih mau ikut.  Oh ok deh..jadi tambah 1 peserta saya, jalan-jalan bersama nenek-nenek :p.

Sempet deg-degan juga ga dapat cuti dari kantor, karena jatah cuti saya sudah minus, gara-gara di pakai ke USA tahun lalu. Tapi dengan lobi mau nemenin mama saya jalan-jalan alhamdulillah di kasih juga cuti nya oleh bos besar.

Tujuan saya ke Singapur kali ini adalah pengen banget ke Universal Studio, jadilah saya bujuk mama dan tante suprih untuk mau ke Universal Studio. Tiket kesini kan mahal banget apalagi untuk weekend. Jadi berusaha dong cari diskonan. Berdasarkan informasi yang ada dari temen, ada yang jual daerah grogol murah, tapi ada juga di Gandaria City yang jual tiket ini. Jadi saya nyetir ke gandaria city dong untuk cari tiket Universal Studio diskonan. Ternyata di Gandaria city ini adalah Avia tour travel dan tiket tidak langsung tersedia, harus ambil lagi dan yang lebih parahnya harganya hanya selisih Sing$ 2 dari harga online. Hahahaha... dengan cuma beli 3 tiket cuman hemat $6 tapi emosional cost nya kayanya lebih dari $6 deh. Pembelajaran, penghematan kadang-kadang perlu, tapi beli online memang masih the best deh hehehe... Oh ya, selain itu saya juga beli online untuk singapure flier. Itu lebih murah beli online.

Saya booking online South East Asia Hotel di daerah bugis. Singkatannya SEA hotel. Saya udah email-emailan. Booking untuk sekamar ber3 untuk 2 malam. Ternyata H-1 ada miscom, orangnya ga booking in kamar saya, jadi saya ngotot lah kalau email-email saya bilang mau booking. Akhirnya bisa juga.

Pesawat kita jam 7 pagi, tante suprih udah nginep dari sehari sebelumnya.  Kita di jemput oleh uni Shanty yang udah duluan berangkat. Sampai singapur sekitar jam 11 waktu setempat, dan kita naik MRT ke bugis area menuju hotel nya.

Hotelnya di tengah-tengah area bugis, tengah kota banget, enak, tapi pelayanannya dari orangnya parah banget, ampun galak banget. Kamar juga lumayan enak, yang pasti kasurnya 3, kita bisa tidur enak.

Udah taruh barang, kita siap-siap keluar lagi untuk makan siang. Tapi yang namanya bawa nenek-nenek, beda banget dengan kalau jalan sendiri. Harus banyak-banyak sabar hehehe..

Abis makan siang, nenek-nenek udah kecapean, jadi duduk-duduk dulu juga di bugis mall. Kita sebenernya nungguin uni shanty, tapi ga datang-datang, jadi lah kita putuskan untuk ke singapure flier aja. Tapi karena saya kurang mempelajari peta dan kurang searching, bingung bagaimana mencapai singapore flier ini. Jadi pake nyasar naik MRT. Tapi berhubung saya bawa nenek-nenek, jadi mereka udah kecapean jalan. Waduh... maaf ya, sama-sama ga tau, jadi sedikit nyasar itu hal biasa. Trus keluar dari tempat MRT ke lokasi juga harus jalan kan. Kasian juga nenek-nenek ini udah kecapean banget...
Mereka kurang enjoy ketika naik nya. Btw, singapore flier ini kincir raksasa itu loh. Mereka langsung bilang "pulang naik taksi aja ya yan, gapapa mahal deh, udah ga kuat jalan lagi...". Saya yang ga tau berapa jauh ini dari hotel dan berapa sih kalau naik taksi aga khawatir juga sih, takut mahal, tapi mereka udah bilang mereka yang akan bayar, jadi saya sebagai guide nurut aja. Ternyata deket dan  murah... cuma $8 -10 aja ko.
Jadi lah setelah itu mereka memutuskan besok-besok kita naik taxi aja ya... hehehehe...
 

Wednesday, May 09, 2012

Tips Solo Treveler Overseas

Saya sebenernya baru beberapa kali aja solo traveler, tapi dari pengalaman itu memang ada beberapa tips :

1. Sebelum berangkat pastikan browsing dulu negara, kota sampai bandara yang mau di tuju. Jadi kita tahu tempat-tempat apa saja yang mau di datangi. 

2. Cari tempat tinggal sesuai budget. Kalau solo lebih baik nebeng atau di hostel yang murmer aja. Nebeng memang murah karena gratis, tapi kadang tidak enak karena kurang bebas. 

3. Search bagaimana cara ke hostel dari bandara. Nah ini harus search dulu. Pengalaman di new york, untung saya udah search, jadi udah ada bayangan cara-caranya. Kalau mau pilih naik bis, pastikan tahu rute-rute nya. 

4. Pelajari baik-baik peta kota tersebut. Di mana lokasi hotel, di mana tempat-tempat wisatanya, dll. Peta bisa bawa dari Indonesia atau bisa juga ambil di airport setempat. 

5. Pelajari baik-baik peta rute transportasi. Ini penting banget, karena harus tahu ke tempat-tempat wisata itu naik bis. 

6. Bawa barang secukupnya. Koper yang nyaman di bawa. Andalan saya sekarang koper yang 4 roda. Itu nyaman banget, enak banget bawanya. Lalu bawa back pack buat jalan-jalan hariannya. 

7. Tempat paspor, tiket, dompet di tempat yang gampang di raih, bisa pakai tas pinggang atau tas kecil. Kalau ga mau bawa banyak-banyak bisa juga masuk back pack, tapi taruh yang mudah deh, jangan rogoh-rogoh kalau lagi butuh. 

8. Paspor selalu di bawa, takut ada razia, harus punya ID. 

9. Kalau mau beli oleh-oleh, pilih yang simpel dan jangan memenuhi koper. Contoh souvenir ideal magnet kulkas :p itu andalan saya karena saya juga koleksi hehehe.. oh ya saya juga koleksi snow ball yang kecil, terinspirasi dari Ira. 

10. Bawa baju secukupnya, kalau bisa laundry ya laundry aja, jangan bawa banyak-banyak. Di luar negeri terutama western bisa laundry ko. 

11. Ini tips buat solat, kalau saya sih suka solat di taman atau di ruang menyusui di mall. Cuek aja, mereka juga toleran aja ko. Waktu di tokyo, hawaii saya sering solat di taman. Waktu di Chicago saya sempat solat di ruang menyusui. Oh ya, jangan lupa bawa kompas kiblat ya..

12. Pembelian tiket, hotel, dll sudah bisa online ya, jadi sudah bisa di booking dulu semua dari Indonesia. Ini bisa memudahkan sekali. Banyak ko website yang bisa di percaya misal agoda, hotwire, expedia, dll

Kalau dari sini, kalau bisa baca peta insya Allah ga nyasar deh.. jadi yang belum bisa baca peta ya belajar baca peta dulu ya.... :)


Sunday, April 29, 2012

1.5 (satu setengah) hari di Chicago

Ini bukan pertama kali saya ke Chicago. Waktu saya mejadi pertukaran pelajar dulu saya sudah beberapa kali ke Chicago. Saya dulu berkunjung ke art science museum, Chicago Children museum dan six flags theme park. Berhubung dulu masih SMA jadi agak lupa suasana kota chicago seperti apa. Jadi rencana saya, kunjungan ke USA kali ini saya mau explore Chicago down town. Saya sudah pilih hostel di tengah kota, sehingga memudahkan untuk mobilisasi. Chicago ini terkenal sekali dengan kota tua, museum, art dan science. Down town chicago itu seperti kita berada di abad lama, bangunannya tua-tua semua. 

Malam pertama sampai minggu 19 Sept 2010, saya langsung keluar hostel untuk jalan-jalan. Melihat hotel dekat dengan millenium park, jadi saya pilih untuk jalan-jalan ke sana. Malam itu saya habiskan untuk keliling di taman itu saja. Millenium park ini terkenal sekali dan nyaman sekali. Sebetulnya malam itu ada konser, tapi saya telat datang, jadi ga liat konser nya deh. Malam itu saya sangat enjoy menikmati taman itu.  Saya Duduk-duduk menikmati air mancur, liat-liat patung, menikmati chicago waktu malam, foto-foto di the bean. Air mancurnya lucu banget, dia kaya LCD gitu, ganti-ganti muka orang, trus sesekali air nya muncul dari mulut mukanya trus nanti hilang dan air terjun dari atas dengan warna warni. Pokoknya taman itu buat relax banget. 

air mancurnya





Chicago at night

the bean
ini kalau konser disini
Saya sudah search mengenai transportasi di chicago ini, bisa pakai bus, kereta dan subway (CTA system). Kalau di sini ada day pas 1 hari, 3 hari, 7 hari, dan 1 bulan. Saya pilih 3 hari dengan cost $14, jauh lebih murah di bandingkan saya single ride $2.1 per trip. 

Pagi itu di mulai dengan sarapan di hostel, lalu saya mulai perjalanan saya. Jalan kaki menuju river. Lumayan jauh sih...Lalu saya naik water taxi ke Navi Pier. Naik taxi ini bayar lagi ya, beda dengan tiket CTA. saya lupa harga water taxinya, harga nya tergantung tujuannya, dia ada pilihan tujuan. 





Explore di Navy Pier dan sekitarnya. Di Navy Pier ini banyak yang di lihat, ada museum kaca patri, ada yang lucu lainnya. Di sekitar Navy Pier ini ada Mall juga, saya lupa nama mall nya, maaf ya. Tapi ada toko Lego yang lumayan besar. Di toko ini ada digital box yang bisa mengeluarkan tampilan lego dengan bawa kotak lego nya ke depan situ. Lucu deh.. lihat foto nya ya... Saya juga solat lohor asar di mall ini, saya numpang aja di ruang menyusui nya.


bangunan tua chicago
another bangunan tua
ini digital box nya


Saya terkesan sekali dengan Millenium Park jadi mau lihat taman itu di waktu terang. Apalagi the bean nya itu loh..bagus banget. Jadi saya explore Millenium Park lagi. Saya memang tidak masuk museum, karena memang mau enjoy the city aja. Sebenernya pengen ke michigan lake, tapi tidak sempat. Ga papa sih, karena dulu saya pernah ke sana, tapi di musim dingin, karena dihari ketiga saya sudah harus siap-siap ke New York. (baca juga Trip ter Nekad)







Kalau di banding dengan NYC saya lebih suka Chicago, di chicago kita lebih relax, bisa menikmati hidup, orangnya lebih ramah, banyak taman. Kalau dari cerita kayanya kan NYC seru banget tapi yang pasti suasana Chicago itu enak banget. Yang pasti susah di expresikan dengan kata-kata, yang cuma bisa di rasakan hehehe... Jadi saya sangat merekomendasikan buat ke chicago dan enjoy the city.

Hostel Review - HI Hostel Chicago

Ini pertama kali nya saya menginap di Hostel, aga deg-degan, tapi berhubung saya kesini nya di antar oleh Host Fam saya jadi saya lebih tenang. Saya search tentang hostel ini ketika di Florida, dan sudah search tentang kota Chicago nya. Jadi pilihan saya jatuh pada HI - Chicago Hostel. Dia ini masuk dalam jaringan HI Hostel. Jaringan HI ini ada di seluruh dunia, tapi sepertinya cuma Indonesia aja yang ga ada jaringan HI. hehehe...

HI Hostel Chicago ini terletak di tengah kota, down town banget. Alamatnya di 24 East Congress Parkway Chicago, Telp (312) 360-0300. Berhubung tujuan saya ke Chicago mau jalan-jalan di down town jadi saya sengaja pilih hostel yang di tengah kota banget. Hostel ini bisa booking online, tapi karena saya udah H-2 waktu itu dia bilang suruh walk in aja, jadi dengan bismillah, berdoa ada bed di hari itu. 

Begitu masuk resepsionis saya begitu terkesan, di situ di gantung banyak bendera dari banyak negara, suasanya warm banget dan welcome banget. Penjaga resepsionis nya juga baik banget dan sangat membantu. 
ini side walk nya
pintu masuk hostel
Resepsionis yang hangat sekali
Greeting dengan berbagai bahasa
Alhamdulillah masih banyak bed kosong. Jadi saya pilih kamar dengan kamar mandi di dalam dengan rate $35. Kalau kamar mandi di luar sekitar $30. Tapi berhubung saya tidak punya membership jadi harus tambah $3 permalam. Kamar saya ini share dengan 5 orang lainnya, jadi sekamar berenam. Fasilitas kamar ada loker dan wastafel di luar. Untuk kamar mandi WC dan tempat mandi terpisah. Jadi nyaman banget. 
view dari jendela

kamarnya dari arah pintu masuk
Kalau ini dari arah tempat tidur, itu ada orang di wastafel
kalau ini bagian showernya
Toilet nya
Fasilitas lainnya ada ruang bersosialisasi, ada meja bilyard nya juga. Di sini biasanya kalau malam suka pada ngumpul dan pada kenalan. Infomasi tentang chicago disini juga lengkap banget. Mereka juga punya informasi jika mau keliling Chicago bareng-bareng. Tapi saya ga ikut join, karena waktu saya di chicago cuma sebentar. 

papan informasi
Ruang bersosialisasi
Semua lantai jelas informasinya
Kita dapat fasilitas makan pagi juga. Ya standar aja sih, roti, bagel, selai dan cereal serta teh kopi, tapi lumayan banget lah dari pada beli lagi kan. Ruang makan dan dapurnya juga nyaman banget. Jadi Lantai 1 Resepsionis, lantai 2 itu ruang bersosialisasi dan ruang makan. dan mulai lantai 3 mulai kamar. Hostel ini sampai lantai 6 dan ada lift. Yang paling penting juga, hostel ini punya fasilitas laundry koin, saya sempat pakai fasilitas ini 1 kali. 

Tamu hostel yang menginap di hostel ini variasi sekali, teman sekamar saya orang jerman, norway, dan jepang. Kalau di lihat dari ruang sosialisasi dan pas sarapan, ada yang asia dan ada yang bule juga. 

Yang pasti saya puas banget dan sangat terkesan dengan tinggal di hostel. Hostel ini memberikan kesan bahwa hostel itu jauh dari kata orang yang menyeramkan dan bahaya. Kalau kasih rating pakai bintang dari 1 sampai 5, saya kasih 5, exellence dan really high recomended....

Kalau saya tinggal duluan di hostel Chelsea dari pada hostel HI mungkin saya bisa kapok tinggal di Hostel hehehehe..

yes, i really enjoy stayed here
dan ini teman baru saya